Home > Server Linux, Tutorial > Menjalankan Fsck secara Manual

Menjalankan Fsck secara Manual

Integritas data di harddisk bisa terganggu saat mesin mati dengan tidak semestinya. Misalnya aliran listrik mati tiba-tiba yang menyebabkan mesin mati seketika saat ada operasi penulisan ke harddisk. Tidak ada genset atau UPS untuk menopang mesin sementara waktu sambil menunggu mesin shutdown dengan gracefully.

Saat mesin menyala kembali dan OS Linux booting, program fsck (filesystem check) akan mengecek integritas/konsistensi filesystem yang ada di harddisk. Seringkali error muncul saat fsck sebagai berikut:

lv_root: UNEXPECTED INCONSISTENCY; RUN fsck MANUALLY
*** An error occured during hte file system check
*** Dropping you to a shell;the system will reboot
*** when you leave the shell.
Give root password for maintenance
(or type Control-D to continue):

Error tersebut muncul karena ada ketidak-konsistenan filesystem yang memerlukan intervensi administrator. Ada 3 opsi yang bisa dilakukan:

  1. Abaikan error
  2. Menggunakan mode fastboot
  3. Perbaiki error

Opsi (1) dan (2) masih menyisakan error di filesystem.

Opsi (1) dilakukan dengan menekan Ctrl+D untuk melanjutkan proses init (sysvinit). Kadang OS mengharuskan error ini diperbaiki, sehingga penekanan Ctrl+D akan reboot ke mode recovery.

Opsi (2) dilakukan dengan reboot dan saat muncul pilihan boot, tekan tombol e untuk mengedit salah konfigurasi (kernel, initrd) yang akan dijalankan. Tambahkan argumen fastboot di baris parameter kernel. Misalnya:
kernel /vmlinuz-2.6.18-92.1.22.el5 ro root=LABEL=/ console=tty0 console=ttyS1,19200n8 fastboot

Opsi (3)  dilakukan untuk memperbaiki error. Masuk dengan password root dan berikan perintah fsck secara manual. Yang perlu diperhatikan adalah pastikan partisi root tidak termounting. Ini bisa dilihat saat menjalankan fsck tidak keluar peringatan bahwa root filesystem termount. Jika termount, reboot dan dari bootloader pilih mode recovery untuk memastikan  filesystem root tidak termount. Kalau peringatan diabaikan, semua filesystem di harddisk bisa rusak setelah fsck dan tidak bisa digunakan. Saya sendiri belum tahu bagaimana cara memperbaikinya.

Langkah dan snapshotnya dapat dilihat di sini.

Referensi:

Categories: Server Linux, Tutorial
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.
*

This blog is kept spam free by WP-SpamFree.

Skip to toolbar