Home > Cloud Computing, Proyek Pengembangan, Server Linux > Tentang Kluster dan DRBD

Tentang Kluster dan DRBD

Hari ini mendapatkan artikel menarik dari Komunitas Ubuntu Indonesia tentang kluster dan Linbit drbd (raid0 over network). Artikel ada di link referensi.

Kluster diimplementasikan menggunakan Proxmox Virtual Environment (PVE). Proxmox dikemas sebagai distro OS Linux untuk menyediakan lingkungan virtual di atas mesin-mesin server fisik berupa kluster. Lingkung virtual disediakan di atas hypervisor (KVM) untuk menjalankan mesin-mesin virtual (VM). Di atas VM, OS server (sebagai guest OS) baik Linux maupun Windows dapat diletakkan. Pengelolaan mesin-mesin virtual dilakukan dari GUI berbasis web dan perintah konsol yang disediakan oleh Proxmox.

Drbd menyediakan mekanisme raid0 (mirroring) harddisk lewat protokol jaringan. Dua buah harddisk (LV, logical volume) dapat disinkronkan. Misalnya, LV HDD#1 di server 1 dapat dibuat duplikatnya di server 2 di atas LV HDD#2.

Dari 2 hal tersebut, server dengan HA (high availability) dapat dibangun.Prasyarat HA ini adalah harus ada storage bersama, jaringan yang reliabel dan devais fencing. Storage bersama bisa berupa system storage (misal IBM DS3500) dengan antarmuka SAS, iSCSI/SAS atau FC/SAS. Drbd mereplikasi 2 LV fisik sehingga seolah seperti storage bersama dengan isi yang identik.

Dua buah VM (VM#1 dan VM#2) dibuat di 2 mesin berbeda (PSERV #1 dan PSERV#2) dengan masing-masing VM menggunakan LV-nya masing-masing. Karena isi LVnya identik, maka VMnya juga identik. Mekanisme HA (fail-over) dengan devais fencing memastikan bahwa hanya 1 VM yang dijalankan (misalnya VM#1 aktif), sedangkan VM #2 menunggu kalau VM #1 mati, misalnya mesin PSERV #1 yang menjalankan VM #1 mati. Devais fencing memberitahu mesin PSERV#2 untuk menjalankan VM #2.

DRBD

Referensi:

  1. Membuat cluster di proxmox menggunakan share disk DRBD
  2. DRBD: Software Development for High Availability Clusters
  3. Proxmox Virtual Environment
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.
*

This blog is kept spam free by WP-SpamFree.

Skip to toolbar