Home > Linux, Server Linux, Tutorial > Memperbesar Ukuran Disk iSCSI di Openfiler

Memperbesar Ukuran Disk iSCSI di Openfiler

Openfiler telah terinstall untuk menyediakan layanan Storage, salah satunya dengan protokol iSCSI. Openfiler menggunakan LVM (Linux Volume Manager) untuk mengelola disk. Disk yang dishare adalah berupa LV (logical volume).

Sebuah disk “shared” telah dibuat dengan kapasitas 4GB (4096M). Disk ini telah digunakan oleh salah satu VM dengan OS Ubuntu dan format filesystem ext4. Seiring kebutuhan ruang penyimpanan, kapasitas disk ini kurang. Diinginkan untuk memperbesar ukuran disk “shared” ini.

Berikut langkah singkat untuk memperbesar ukuran disk ini dan mengubah ukurannya di ext4.

Cek kapasitas disk yang ada di Openfiler dari konsole/shell.
[root@storage1 ~]# lvscan
ACTIVE '/dev/vgstorg1/vgblog' [4.00 GiB] inherit

vgblog mempunyai besar 4GB.

Dari halaman web Openfiler:

  • Pilih menu Volumes. Jendela daftar grup volume yang tersedia tampil.
  • Pilih Volume Group (VG). Pastikan bahwa freedisk di VG tersebut mencukupi saat LV akan ditambah. Daftar Volume di VG akan tampil.
  • Klik Edit di Volume (yaitu vgblog) kan diperbesar. Muncul jendela Edit. Di isian New volume size in MB, masukkan 20480 untuk kapasitas 20G.

Cek kapasitas disk yang ada dari konsole/shell.
[root@storage1 ~]# lvscan
ACTIVE '/dev/vgstorg1/vgblog' [20.00 GiB] inherit

vgblog sekarang mempunyai besar 20GB.

Service iscsi-target Openfiler harus direstart. Restart dapat dilakukan dari menu Services Openfiler. Tekan tombol Stop di service iSCSI Target, kemudian tekan tombol Start.

Sampai langkah ini, besar disk yang dishared lewat iSCSI sudah 20GB. Berikutnya mengubah besar partisi disk dan filesystemnya di OS.

Secara ringkas langkahnya sebagai berikut:

  1. Pastikan partisi,misalnya /dev/vdc1 (disknode /dev/vdc), tidak sedang di-mounting.
    root@app:~# umount /dev/vdc1
  2. Delete partisi yang ingin diperbesar
    root@app:~# fdisk -l /dev/vdc
    Disk /dev/vdc: 21.5 GB, 21474836480 bytes
    1 heads, 32 sectors/track, 1310720 cylinders, total 41943040 sectors
    Units = sectors of 1 * 512 = 512 bytes
    Sector size (logical/physical): 512 bytes / 512 bytes
    I/O size (minimum/optimal): 512 bytes / 512 bytes
    Disk identifier: 0xe6b7cf78

    Device Boot Start End Blocks Id System
    /dev/vdc1 2048 8388607 4193280 83 Linux

    root@app:~# fdisk /dev/vdc
    Command (m for help): d
    Selected partition 1

    Command (m for help): w
    The partition table has been altered!

    Calling ioctl() to re-read partition table.
    Syncing disks.

  3. Buat partisi baru dengan start sector sesuai dengan saat partisi dihapus, yaitu 2048.
    root@app:~# fdisk /dev/vdc

    Command (m for help): n
    Partition type:
    p primary (0 primary, 0 extended, 4 free)
    e extended
    Select (default p):
    Using default response p
    Partition number (1-4, default 1):
    Using default value 1
    First sector (2048-41943039, default 2048):
    Using default value 2048
    Last sector, +sectors or +size{K,M,G} (2048-41943039, default 41943039):
    Using default value 41943039

    Command (m for help): w

  4. Cek filesystem dari partisi

    root@app:~# e2fsck -f /dev/vdc1
    e2fsck 1.42.5 (29-Jul-2012)
    Pass 1: Checking inodes, blocks, and sizes
    Pass 2: Checking directory structure
    Pass 3: Checking directory connectivity
    Pass 4: Checking reference counts
    Pass 5: Checking group summary information
    /dev/vdc1: 142534/262144 files (0.6% non-contiguous), 514856/1048320 blocks

  5. Resize ukuran partisi
    root@smbptn-app4-ft201:~# resize2fs /dev/vdc1
    resize2fs 1.42.5 (29-Jul-2012)
    Resizing the filesystem on /dev/vdc1 to 5242624 (4k) blocks.
    The filesystem on /dev/vdc1 is now 5242624 blocks long.

Partisi dan filesystem sudah berubah menjadi 20GB dan siap digunakan.

Referensi:

Categories: Linux, Server Linux, Tutorial
  1. No comments yet.
*

This blog is kept spam free by WP-SpamFree.

Skip to toolbar