Install Postfix di Linux Ubuntu Server 14.04

Hari ini saya melakukan instalasi Postfix di Linux Ubuntu Server 14.04. Postfix merupakan sebuah MTA (Mail Transfer Agent) untuk mengirimkan dan menerima email.

Instalasi dapat dilakukan dengan mudah, namun terjadi beberapa error, di antaranya:

  • segmentation fault di libmailutils.so.
    Pesan errornya:

    mail: segfault at c0 ip 00007f2d19f4e18e sp 00007ffc55015f70 error 4 in libmailutils.so.4.0.0
    
  • network unreachable saat mengirim ke gmail.
    Pesan errornya:

    connect to aspmx.l.google.com[2404:6800:4003:c02::1a]:25: Network is unreachable
    

Berikut instalasi dan perbaikan errornya. Continue reading Install Postfix di Linux Ubuntu Server 14.04

Menyusun Prosiding dan Program Book

Bulan Oktober ini (red: 16-18 Oktober 2015), Progdi Sistem Komputer FT Undip mempunyai gawe besar, konferensi internasional, yaitu The 2nd International Conference on Information Technology, Computer and Electrical Engineering (ICITACEE 2015). Salah satu yang perlu dipersiapkan adalah prosiding dan program book. Prosiding memuat seluruh artikel lengkap (full paper) termasuk front matter dan back matter-nya. Program book berisi program konferensi dan abstraknya. Penyusunan kedua artefak ini, akan membutuhkan waktu lama. Perlu langkah kreatif agar bisa lebih cepat:), pakai skrip di Linux Ubuntu atau LinuxMint!

Pengiriman artikel ilmiah dikirimkan lewat edas (konferensi sebelumnya lewat OCS, open conference system). Artikel dapat diunduh dalam format pdf dengan nama file tertentu. Daftar artikel pun (yang telah diterima untuk dipublikasikan) dapat diunduh, yang berisi nomor artikel, nama file, judul, section, nama-nama penulis, jumlah halaman, abstrak dan keyword.

Untuk membangkitkan/membuat prosiding,saya menggunakan confproc, sebuah tool untuk membangkitkan prosiding konferensi dan merupakan paket Perl. Skrip confproc tersebut membutuhkan masukan file exprogram.csv (comma-separated value) dengan format berikut: Continue reading Menyusun Prosiding dan Program Book

tmpfs atau ext2/ext3 untuk /tmp?

Direktori /tmp dan /var/tmp telah dibuat menggunakan disk loop untuk menampung file-file sementara dari daemon/service yang berjalan di server, misalnya server web Apache. Ada dua opsi filesystem yang bisa digunakan untuk disk loop ini, yaitu 1) menggunakan tmpfs dan 2) filesystem ext2/3.

Disk loop yang menggunakan tmpfs akan menyimpan file-file /tmp ke RAM, sedangkan ext2/3 file akan disimpan di disk loop tersebut akan menghemat RAM. Disk loop itu sendiri membutuhkan ruang penyimpan saat dibuat, misalnya 1 GB berikut:

$ sudo dd if=/dev/zero of=/var/tmpdisk bs=1K count=1000000

Berikut perilaku OS Linux Ubuntu jika disk loop /tmp menggunakan kedua tipe filesystem tersebut. Continue reading tmpfs atau ext2/ext3 untuk /tmp?