Category Archives: Sistem Digital Lanjut

Catatan kuliah sistem digital lanjut: implementasi di IC TTL dan FPGA

[Video] Representasi Bilangan Bulat Digital Bertanda

Komputer tidak mengenal simbol minus (-) dalam bilangan bulat negatif, misalnya -2. Perlu ada representasi bilangan negatif tersebut dengan hanya 0 dan 1 saja. Video ini memaparkan representasi bilangan bulat bertanda dengan sign-magnitude, 1’s complement, dan 2’s complement. Representasi 2’s complement ini yang kemudian digunakan untuk menyatakan bilangan bertanda di sistem komputer saat ini karena efisiensi dan ketepatan dalam operasi aritmetika bilangan di prosesor. Lihat [video di Youtube]

Video ini merupakan bagian dari materi perkuliahan TKC-205 Sistem Digital pertemuan ke-9 [lihat Perkuliahan]. Referensi yang digunakan adalah buku Sistem Digital Bab 8.2.

Di bagian akhir, ditunjukkan juga contoh menyetakan bilangan 2’s complement dari desimal negatif dan menyatakan nilai desimal (integer) dari bilangan 2’s complement. Selain itu, implikasi jangkauan bilangan baik unsigned maupun signed ditunjukkan dalam contoh program berbahasa C.

Setelah mempelajari bab ini, mahasiswa diharapkan akan mampu memahami representasi bilangan tak bertanda, menuliskan sistem bilangan digital bertanda, dan mendapatkan bilangan negatif dari bilangan positif dan sebaliknya serta mengaplikasikannya dalam operasi bilangan bertanda di komputer.

Semoga bermanfaat serta mohon saran dan masukan.

Link Youtube: https://youtu.be/YHF6AHedIL8

Tugas#1 TKC-305 Sistem Digital Lanjut

Kegiatan terstruktur dari bahasan pertemuan kedua kuliah TKC-305 Sistem Digital Lanjut adalah berupa tugas#1. Pertemuan kedua membahas tentang metodologi desain HDL menggunakan Xilinx ISE baik secara top-down atau bottom-up, struktural atau prosedural.

Tugas mahasiswa adalah sebagai berikut:

  1. Mahasiswa menginstall Xilinx ISE Webpack di laptopnya masing-masing. Petunjuk instalasi dapat dilihat di sini (Linux, tapi dapat diimplementasikan untuk Windows)
  2. Mahasiswa membuat kode HDL (modul) untuk fungsi sederhana dan mensimulasikan kode tersebut menggunakan simulator ISIM

Fungsi sederhana yang harus dibuat adalah “dekoder nama”. Diinginkan sistem yang mampu menghasilkan keluaran 10 karakter nama (ASCII) dari masukan urutan karakter dalam nama tersebut.

Contoh: nama 10 karakter “Eko Didik “, termasuk spasi. Jika masukan dekoder 0, maka keluar ‘E’ (1000101). Jika masukan dekoder 1, maka keluar ‘k’ (1101011). Dan seterusnya. Secara lengkap adalah sebagai berikut: Continue reading Tugas#1 TKC-305 Sistem Digital Lanjut

TKC305 Sistem Digital Lanjut (2015)

Kredit:2 SKS Kuliah, 1 SKS Praktikum
Dosen:Eko Didik Widianto (Lab Embedded, Siskom Undip)email: didik@at@undip(dot)ac(dot)id
Metode pembelajaran:tatap muka (2 x 50 menit), presentasi materi, diskusi, latihan, tugas
Waktu:±14 Minggu (termasuk UTS dan UAS)
Silabus:Lihat rencana perkuliahan / GBPP

Deskripsi Kuliah
TKC305 Sistem Digital Lanjut ini merupakan mata kuliah lanjutan dari TKC-205 Sistem Digital di Program Studi Sistem Komputer Fak. Teknik Undip.

Di TKC-205, mahasiswa telah mempelajari dasar-dasar sistem digital mulai dari konsep, aljabar Boolean, analisis dan sintesis rangkaian logika, rangkaian logika minimal, teknologi implementasi dengan CMOS (Complementary Metal Oxide Semiconductor) dan mengimplementasikannya menggunakan chip standar (TTL/CMOS), representasi bilangan dan operasi aritmetika, blok rangkaian kombinasional, rangkaian sekuensial: latch, flip-flop, register dan counter.

Di TKC-305, mahasiswa akan belajar tentang desain dan implementasi rangkaian kombinasional dan sekuensial tersebut menggunakan devais terprogram (CPLD/FPGA) berbasis Xilinx. Mahasiswa akan memprogram HDL (Hardware Description Language) untuk mendeskripsikan hardware sistem. Bahasa HDL yang digunakan untuk implementasi sistem digital terprogram adalah Verilog.

Kuliah TKC305 Sistem Digital Lanjut mempelajari hal-hal sebagai berikut:

  1. Teknologi implementasi sistem digital: gerbang logika CMOS, IC standar seri 7400, PLD, FPGA, ASIC dan CAD untuk mengimplementasikan sistem
  2. Desain rangkaian kombinasional: multiplekser, dekoder, enkoder, kode konverter, komparator dan deskripsi HDLnya
  3. Elemen rangkaian sekuensial: latch (SR, D), flip-flop (D, T, JK), register, shift register, counter/pencacah up/down sinkron dan asinkron, pencacah lainnya dan deskripsi HDLnya
  4. Desain rangkaian sekuensial sinkron: FSM meliputi diagram, tabel dan assignment state serta pemilihan flip-flop untuk implementasi, model Moore, model Mealy, desain FSM dengan HDL, minimisasi state, contoh implementasi (serial adder, counter) dan analisisnya
  5. Desain rangkaian sekuensial asinkron: analisis, sintesis, reduksi dan assignment state serta contoh desainnya

Mata kuliah prasyarat: TKC-205 Sistem Digital
Mata kuliah yang berkaitan adalah TKC-211 (Teknik Mikroprosesor). TKC-305 juga akan menjadi prasyarat untuk kuliah pilihan TKC-405 Desain Sistem VLSI dan TKC-241 Perancangan Mikroprosesor.

Pengumuman

  • <n.a>

Continue reading TKC305 Sistem Digital Lanjut (2015)