Category Archives: Cloud Computing

Pengembangan sistem cloud computing

Konfigurasi Disk di XenServer

XenServer menyediakan platform virtualisasi menggunakan hypervisor Xen (native, bare-metal) dan XAPI toolstack di atas server x86. Konfigurasi disk XenServer yang menjembatani akses disk mesin virtual (VM, virtual machine) dengan server host meliputi  VBD (Virtual Block Device), VDI (Virtual Disk Image), SR (Storage Repository) dan PBD (Physical Block Device). Continue reading Konfigurasi Disk di XenServer

Resize Disk Virtual Portal Jurnal di Proxmox

Hari ini diminta untuk menambah ukuran disk virtual dari mesin virtual (VM) portal-portal jurnal dan konferensi online. Portal-portal tersebut terinstall di akun server Cpanel (Centos).

Server Cpanel tersebut menggunakan disk virtual sebesar 300GB dan dalam kondisi CRITICAL (penggunaan 93%). Ukuran disk virtual akan ditambah 200G menjadi 500G. Pesan peringatan yang muncul adalah

The filesystem “/dev/mapper/vg_hostingapps-lv_root”, which is mounted at “/”, has reached “critical” status because it is 93.12% full.

Continue reading Resize Disk Virtual Portal Jurnal di Proxmox

Tentang Kluster dan DRBD

Hari ini mendapatkan artikel menarik dari Komunitas Ubuntu Indonesia tentang kluster dan Linbit drbd (raid0 over network). Artikel ada di link referensi.

Kluster diimplementasikan menggunakan Proxmox Virtual Environment (PVE). Proxmox dikemas sebagai distro OS Linux untuk menyediakan lingkungan virtual di atas mesin-mesin server fisik berupa kluster. Lingkung virtual disediakan di atas hypervisor (KVM) untuk menjalankan mesin-mesin virtual (VM). Di atas VM, OS server (sebagai guest OS) baik Linux maupun Windows dapat diletakkan. Pengelolaan mesin-mesin virtual dilakukan dari GUI berbasis web dan perintah konsol yang disediakan oleh Proxmox.

Drbd menyediakan mekanisme raid0 (mirroring) harddisk lewat protokol jaringan. Dua buah harddisk (LV, logical volume) dapat disinkronkan. Misalnya, LV HDD#1 di server 1 dapat dibuat duplikatnya di server 2 di atas LV HDD#2.

Dari 2 hal tersebut, server dengan HA (high availability) dapat dibangun.Prasyarat HA ini adalah harus ada storage bersama, jaringan yang reliabel dan devais fencing. Storage bersama bisa berupa system storage (misal IBM DS3500) dengan antarmuka SAS, iSCSI/SAS atau FC/SAS. Drbd mereplikasi 2 LV fisik sehingga seolah seperti storage bersama dengan isi yang identik. Continue reading Tentang Kluster dan DRBD

Membuat Image OS Linux uBuntu Server 12.04

Berikut dijabarkan langkah-langkah membuat Image OS cloud dari awal. Image OS ini berisi Linux uBuntu Server 12.04 (Precise Pangolin). Image ini akan dijalankan oleh hypervisor KVM di atas sebuah mesin virtual (VM).

Pembuatan/bundling image ini dilakukan di atas mesin dengan kemampuan VT-enabled, sehingga KVM dapat menjalankan VM selama pembuatan image. Untuk mengecek mesin tersebut VT-enabled atau tidak dapat dilakukan dengan perintah berikut:
$ kvm-ok
INFO: /dev/kvm exists
KVM acceleration can be used

Jika /dev/kvm ada, berarti mesin siap digunakan untuk membundling image cloud.

Langkah untuk membuat image OS ini adalah sebagai berikut: Continue reading Membuat Image OS Linux uBuntu Server 12.04

Server freeNAS di Virtual Machine

Ingin mencoba membuat lagi freeNAS di Virtual Machine (VM) untuk lab Embedded Siskom. Ini seperti yang pernah saya buat saat main-main dengan virtualisasi menggunakan VirtualBox. Perintah untuk create, manage, run dan shutdown VM dilakukan menggunakan script. Teknik ini bisa berguna untuk penelitian yang sedang dikerjakan. Sementara clone dulu yang ada (virtual NAS ini) ke jaringan lab.