[Video] Representasi Bilangan Digital Tak Bertanda

Video pembelajaran tentang representasi bilangan digital bagian 1 telah dibuat. Video ini menjelaskan tentang representasi posisional untuk bilangan bulat tak bertanda: desimal, biner, oktal, dan heksadesimal. Lihat [video di Youtube]

Video ini merupakan bagian dari materi perkuliahan TKC-205 Sistem Digital pertemuan ke-9 [lihat Perkuliahan]. Referensi yang digunakan adalah buku Sistem Digital Bab 8.1.

Pembahasan diawali dengan konsep bilangan desimal (radix-10 atau base-10) dan representasi posisional / bobot tiap posisi bit untuk menyatakan nilai bilangan desimal tersebut. Kemudian, bilangan biner, oktal, dan heksadesimal dibahas. Konsep endianness dalam arsitektur komputer yang menentukan posisi bit LSB dan MSB juga dibahas.

Berikutnya dibahas proses konversi bilangan desimal, biner, oktal, dan heksadesimal.

Pembahasan contoh representasi bilangan dan konversinya diberikan untuk memudahkan pemahaman. Selain itu, disajikan juga contoh aplikasi pemrograman dan implikasi penggunaan konsep bilangan dalam pemrograman.

Setelah mempelajari bab ini, mahasiswa akan mampu memahami representasi posisional bilangan biner dan nilai desimalnya, menuliskan sistem bilangan digital tak bertanda (unsigned), dalam bentuk bilangan posisional, biner, oktal, dan heksadesimal, serta melakukan konversi bilangan desimal, biner, oktal, dan heksadesimal.

Silahkan mengikuti. Semoga bermanfaat.

Link Youtube: https://youtu.be/xmM4Qyv02So

Fakta Implementasi PPDB SMAN Tahun 2019 dan Implikasinya

Sekiranya bertujuan pemerataan, zonasi saat ini sebaiknya diterapkan dengan menggunakan zonasi prestasi murni dan menghapus zonasi jarak. Nilai UN yang dikeluarkan oleh Kemdikbud merupakan dasar yang jauh lebih sahih daripada jarak. Bukankah anak dalam zonasi juga punya hak yang sama, tidak disekat oleh jarak? Pemerataan dalam zonasi itu berarti semua anak dalam satu zona mempunyai hak yang sama untuk diterima di SMAN dalam zonasinya.

Lihat juga: Surat Terbuka untuk Jokowi: Zonasi Tak Adil

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2019 ini mengikuti petunjuk dari Permendikbud No. 51 Tahun 2018. Beragam respons disampaikan oleh orang tua calon siswa tentang pelaksanaan PPDB ini. Respons ini pun telah ditanggapi oleh Mendikbud dan jajarannya serta para gubernur untuk memberikan solusi yang terbaik dalam implementasi Permendikbud ini sesuai kondisi daerahnya. Namun, ada fakta lain dan implikasinya yang berakibat fatal yang mungkin belum disadari oleh beliau-beliau.

Inti dari Permendikbud ini, terutama yang tertuang di bagian keempat pasal 26, 27, 29 dan 30, menyatakan bahwa seleksi penerimaan di jalur zonasi adalah memprioritaskan calon peserta didik yang terdekat dengan sekolah dalam zonasi yang ditetapkan. Untuk PPDB SMAN, beragam kebijakan dan jalur penerimaan diterapkan oleh Pemerintah Provinsi. Faktanya, implikasi dari kebijakan seleksi zonasi berbasis jarak ini telah mengabaikan hak warga negara. seleksi zonasi jarak, selain menghalangi warga mendapatkan haknya, juga menyimpang dari tujuan pendidikan dan sistem zonasi itu sendiri. Continue reading Fakta Implementasi PPDB SMAN Tahun 2019 dan Implikasinya

TKC211 – Teknik Mikroprosesor TA 2018-2019 Genap

Kredit:2 SKS Kuliah, 1 SKS Praktikum
Kuliah Prasyarat:
Dosen:Eko Didik Widianto (Lab Embedded dan Robotika, Teknik Komputer, Universitas Diponegoro)
email: didik@at@live(dot)undip(dot)ac(dot)id
Metode pembelajaran:tatap muka (2 x 50 menit), presentasi materi, diskusi, tugas, presentasi kelompok
Durasi:±14 Minggu

Jadwal

  • Hari Jumat jam 08.40 – 10.20, Ruang D205

Continue reading TKC211 – Teknik Mikroprosesor TA 2018-2019 Genap

Ilmu yang mengalir

Skip to toolbar