Tag Archives: ekspansi Shannon

Rangkaian Kombinasional (Bagian 1)

10_MUX-serializerDi bab sebelumnya telah dibahas tentang operasi aritmetika penjumlahan dan pengurangan bilangan digital tak bertanda dan bertanda. Operasi aritmetika tersebut diwujudkan dalam rangkaian penjumlah/pengurang n bit. Rangkaian ini merupakan komponen penyusun sistem komputer di unit logika dan aritmetika (ALU) untuk menjalankan instruksi berupa operasi aritmetika.

Komputer juga tersusun atas komponen penyusun digital lainnya, misalnya multiplekser, konverter kode, dekoder alamat, register, pencacah (counter) dan rangkaian digital lainnya. Rangkaian-rangkaian digital tersebut dapat digolongkan dalam 2 tipe, yaitu rangkaian kombinasional dan rangkaian sekuensial.

Rangkaian kombinasional mempunyai nilai keluaran di suatu waktu hanya ditentukan oleh nilai dari masukannya di waktu tersebut. Dalam rangkaian ini tidak ada penyimpanan informasi atau ketergantungan terhadap keadaan rangkaian (keluaran) sebelumnya. Contoh rangkaian kombinasional adalah multiplekser, enkoder, dekoder, demultiplekser dan ALU. Continue reading Rangkaian Kombinasional (Bagian 1)

Rangkaian Kombinasional

Di bab sebelumnya telah dibahas tentang operasi aritmetika penjumlahan dan pengurangan bilangan digital tak bertanda dan bertanda. Operasi aritmetika tersebut diwujudkan dalam rangkaian penjumlah/pengurang n bit. Rangkaian ini merupakan komponen penyusun sistem komputer di unit logika dan aritmetika (ALU) untuk menjalankan instruksi berupa operasi aritmetika.

Komputer juga tersusun atas komponen penyusun digital lainnya, misalnya multiplekser, konverter kode, dekoder alamat, register, pencacah (counter) dan rangkaian digital lainnya. Rangkaian-rangkaian digital tersebut dapat digolongkan dalam 2 tipe, yaitu rangkaian kombinasional dan rangkaian sekuensial.

Rangkaian kombinasional mempunyai nilai keluaran di suatu waktu hanya ditentukan oleh nilai dari masukannya di waktu tersebut. Dalam rangkaian ini tidak ada penyimpanan informasi atau ketergantungan terhadap keadaan rangkaian (keluaran) sebelumnya. Contoh rangkaian kombinasional adalah multiplekser, enkoder, dekoder, demultiplekser dan ALU.

Rangkaian sekuensial mempunyai nilai keluaran di suatu waktu ditentukan oleh nilai masukannya waktu itu dan nilai keluaran sebelumnya. Rangkaian ini mempunyai penyimpan (storage) untuk menyimpan nilai keluaran sebelumnya. Elemen dasar untuk menyimpan data 1 bit adalah flip-flop. Contoh rangkaian sekuensial adalah register dan pencacah.

Dalam bab ini akan dibahas tentang rangkaian kombinasional dan blok komponen penyusunnya. Pokok bahasan di bab ini meliputi: Continue reading Rangkaian Kombinasional

Quiz#4 TSK205-Sistem Digital (Take Home Test)

Berikut soal quiz#4 TSK205-Sistem Digital. Materi yang diujikan adalah rangkaian kombinasional, sintesis multiplekser dengan teorema ekspansi Shannon dan elemen rangkaian sekuensial (flip-flop dan latch).

Ketentuan kuis ini adalah:

  1. Solusi tugas ditulis tangan
  2. Batas waktu pengumpulan hari Jum’at 24 Juni 2011 jam 15.00 di ruang dosen
  3. Berikan solusi yang tepat dan kumpulkan solusi tersebut secepatnya
  4. Bobot nilai untuk tiap kelas R1 atau R2:
    • 100% untuk 15 pengumpul solusi pertama (1-15)
    • 85% untuk 16-30
    • 70% untuk 31-50
    • 60% untuk sisanya
    • 0% jika tidak mengumpulkan dalam batas waktu yang ditentukan
  5. Daftar pengumpul dilihat dari absensi pengumpulan kuis
  6. Tiap bobot pengumpul harus memenuhi patokan nilai tertentu. Misalnya, untuk bobot 100% nilai harus di atas 85. Kalau tidak, bobot turun ke bawah (tergantung nilai)

Download Quiz4-TSK205-Sistem Digital.