Tag Archives: Kluster Proxmox

Proxmox: Menyetel Waktu Tunggu Menjalankan Semua VM Otomatis

Kendala yang sering ditemui di server kluster PVE (Proxmox Virtual Environment) adalah padamnya listrik. Padamnya listrik menyebabkan seluruh node di kluster mati berikut mesin-mesin virtual (VM) dan layanan yang berjalan di atasnya. Saat listrik menyala kembali, PVE akan menjalankan VM-VM yang diset “Start at Boot” secara otomatis. Namun, seringkali tugas ini gagal dengan pesan “Error: cluster not ready – no quorum?“.

Pesan tersebut muncul karena salah satu atau beberapa node belum siap, sehingga quorum tidak terpenuhi. Ini fitur dari Proxmox, yang tidak mengijinkan menjalankan operasi-operasi kluster jika quorum tidak terpenuhi.

Solusi di VM Autorun dengan Delay di Proxmox dengan mengeset “Startup delay” tidak memecahkan masalah. Setelan tersebut digunakan untuk menyetel waktu tunda VM berikutnya dijalankan setelah VM aktif telah dijalankan.

Solusi yang bisa dilakukan adalah dengan mengubah kode PVE manager. Continue reading Proxmox: Menyetel Waktu Tunggu Menjalankan Semua VM Otomatis

Tentang Kluster dan DRBD

Hari ini mendapatkan artikel menarik dari Komunitas Ubuntu Indonesia tentang kluster dan Linbit drbd (raid0 over network). Artikel ada di link referensi.

Kluster diimplementasikan menggunakan Proxmox Virtual Environment (PVE). Proxmox dikemas sebagai distro OS Linux untuk menyediakan lingkungan virtual di atas mesin-mesin server fisik berupa kluster. Lingkung virtual disediakan di atas hypervisor (KVM) untuk menjalankan mesin-mesin virtual (VM). Di atas VM, OS server (sebagai guest OS) baik Linux maupun Windows dapat diletakkan. Pengelolaan mesin-mesin virtual dilakukan dari GUI berbasis web dan perintah konsol yang disediakan oleh Proxmox.

Drbd menyediakan mekanisme raid0 (mirroring) harddisk lewat protokol jaringan. Dua buah harddisk (LV, logical volume) dapat disinkronkan. Misalnya, LV HDD#1 di server 1 dapat dibuat duplikatnya di server 2 di atas LV HDD#2.

Dari 2 hal tersebut, server dengan HA (high availability) dapat dibangun.Prasyarat HA ini adalah harus ada storage bersama, jaringan yang reliabel dan devais fencing. Storage bersama bisa berupa system storage (misal IBM DS3500) dengan antarmuka SAS, iSCSI/SAS atau FC/SAS. Drbd mereplikasi 2 LV fisik sehingga seolah seperti storage bersama dengan isi yang identik. Continue reading Tentang Kluster dan DRBD