Tag Archives: rangkaian terintegrasi

Pendahuluan Sistem Digital – TA 2013/2014

Sistem digital telah diimplementasikan untuk membangun komputer dan perangkat lainnya, misalnya telepon cerdas, perangkat kontrol industri dan robot. Dalam bab ini akan dibahas tentang sistem digital secara umum, yaitu meliputi:

  • sistem analog dan representasi kontinyu
  • sistem digital dan representasi diskrit
  • konversi analog ke digital
  • perangkat digital dan pengantar teknologi rangkaian terintegrasi
  • rangkaian terintegrasi logika standar, devais terprogram dan rangkaian terintegrasi untuk aplikasi khusus
  • metodologi pengembangan sistem digital

Setelah menyelesaikan bab ini, mahasiswa diharapkan akan mampu untuk:

  1. [C2] menjelaskan karakteristik sistem analog dan sistem digital serta membedakan kedua sistem tersebut berdasarkan representasi sinyalnya
  2. [C2] menjelaskan proses konversi analog ke digital
  3. [C2] menjelaskan tentang pengertian dan konsep rangkaian terintegrasi (digital)
  4. [C3] menerapkan metodologi dalam mengembangkan suatu sistem digital
  5. [C3] memilih teknologi implementasi sistem digital secara tepat menggunakan rangkaian terintegrasi, mulai dari untuk logika standar, devais terprogram dan untuk aplikasi spesifik

Download materi kuliah (slide) pendahuluan sistem digital (update: 13/3/2014)

Website kuliah: http://didik.blog.undip.ac.id/2014/02/25/tkc205-sistem-digital-2013-genap/

 

Teknologi Rangkaian Terintegrasi

Berikut sedikit catatan kuliah bab 7 TSK-205 Sistem Digital tentang teknologi rangkaian terintegrasi. Yang akan dibahas adalah IC standar keluarga 7400 beserta aplikasinya dan IC PLDs (programmable logic devices) meliputi PLA (programmable logic array), PAL (programmable array logic), CPLD (complex PLD) dan FPGA (Field Programmable Gate Array). Tiap-tiap teknologi PLD tersebut akan dijabarkan.

Keluarga IC seri 7400 sendiri mempunyai fungsi masing-masing, yaitu sebagai gerbang logika dasar (NAND, NOR, AND, OR, NOT, XOR, XNOR, dll), flip-flop dan counter, bus transceiver dan fungsi digital lainnya baik kombinasional maupun sekuensial.

Konstruksi transistor penyusun IC ada 3 jenis: BJT (bipolar junction transistor), CMOS (complementary metal oxide semiconductor) dan BiCMOS (Bipolar CMOS):

  • Transistor bipolar mempunyai kecepatan lebih tinggi,tapi butuh daya lebih besar daripada CMOS
  • BiCMOS: trade-off antara kecepatan dengan kebutuhan daya

Sedangkan level tegangan logikanya: Bipolar (5V), CMOS (3.3V, 5V).

Continue reading Teknologi Rangkaian Terintegrasi